Sebelum saya mulai curhatan saya, saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu.
Nama saya Wahyu Julius Edward, Panggilan saya Julius.
saya berasal dari kota yang memiliki julukan "Kota Pahlawan" yaitu kota Surabaya, dan saat ini saya tinggal di Ibukota Jakarta bagian timur, saya masih berstatus Mahasiswa di salah satu Universitas Swasta ternama didaerah Depok, Jakarta Selatan yaitu Universitas Gunadarma, dan saya berkuliah di Cabang Universitas tersebut yang berletakkan didaerah Bekasi Barat, Kampus J1, dan mengambil S1 Kejuruan Teknik Industri.
Okehh, saya sudahi dahulu perkenalan tentang saya, langsung saja ke topik pembahasan yaitu "My Dream Future For The Next 4 Years." atau dalam bahasa Indonesianya "Impian saya untuk 4 Tahun Kedepan".
Nah saya memiliki impian utama yang sama seperti impian para Mahasiswa/i yang lainnya yaitu "Lulus tepat waktu dengan nilai IPK tinggi", selain itu saya memiliki impian lainnya setelah lulus nanti, kalau saya bisa lulus tepat waktu seperti impian utama saya tadi, saya ingin kembali lagi ke kota asal saya untuk mencoba pendaftaran Angkatan Laut dan kalaupun saya memang tidak diterima di Angkatan Laut, saya masih bisa untuk mengikuti magang ke Jepang dari PT. JIAEK melalui pihak Perusahaan PT. PAL Indonesia Persero. untuk bisa mendapatkan sertifikat Engineering & sudah pasti bisa dipakai untuk mencari pekerjaan di Indonesia & kalau beruntung setelah saya pulang dari jepang nanti saya ingin mengikuti magang (lagi) diAustralia hanya untuk mendapatkan sertifikat Welder pula, dari perpaduan antara Ijazah S1 Teknik Industri dan Sertifikat Engineering yang saya peroleh dari magang tersebut, saya bisa memperoleh kesuksesan.
Selain pandangan akan karir saya sendiri, saya memiliki impian lainnya untuk membangun rumah yang 'semegah-megahnya' supaya cukup untuk menampung 'keluarga besar' saya pada saat berkumpul bersama disetiap perayaan akhir tahun nantinya, dan saya ingin menyekolahkan Adik-adik saya sesuai dengan keinginan Mereka masing-masing hingga ke tingkat yang lebih tinggi, dan untuk mama saya, saya ingin memenuhi impian mama saya yaitu memiliki mobil keluarga yang berkelas Luxury MPV (MiniVan).
Setelah semua kebutuhan keluarga saya sudah terpenuhi, saya ingin menjalin sebuah hubungan dengan seorang wanita yang kelak akan saya nikahi nantinya tapi harus baik hatinya, rendah hati, tak 'egois' (hehehe..), mandiri, dan bisa membaur dengan 'keluarga besar' saya, karena dibalik Kesuksesan seorang Pria bukan hanya bertumpu dengan ambisinya saja, pasti ada dukungan seorang Istri, Orang Tuanya, dan Campur tangan Tuhan.
Mungkin semua impian saya (yang tertulis diatas) telihat seperti 'Muluk-Muluk', tapi dengan impian yang 'Muluk-Muluk' itulah yang membuat saya menjadi bersemangat untuk meraih kesuksesan! (Ps. Jangan pernah menunda-nunda keinginanmu untuk memulai sebuah kesuksesan, karena suatu saat hanya kata-kata penyesalanlah yang akan keluar dari mulutmu. -Julius)
Senin, 30 November 2015
Senin, 09 November 2015
Puisi tentang Manusia & Cinta
“Cinta Pada Pandangan Pertama”
Karangan
oleh : Wahyu Julius Edward.
Saat petama kali Ku melihat
wajahmu
Aku telah menaruh perasaanku
padamu
Tapi kau tak menyadari akan hal
itu
Beberapa
kali ku coba untuk meyakinkan mu
Kalau
hatiku adalah milikmu sepenuhnya
Namun,
kau justru menghindar dariku
Seolah-olah
kau manganggapku tak pernah ada
Aku ingin kau tahu
Kalau cinta itu tak semudah yang
kau pikirkan
Yang hanya datang dan pergi
Kemudian meninggalkan bekas luka
yang mendalam
Bagiku
mencintaimu itu sama dengan memb’rikan
Segalanya
yang kupunya kepadamu
Dan
aku akan terus berjuang
Sampai
aku mendapatkan cintamu yang tulus.
Sabtu, 17 Oktober 2015
PENGERTIAN MANUSIA
PENGERTIAN
MANUSIA
Manusia atau juga
yang bisa disebut dengan orang
dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan
istilah kebudayaan. Secara biologis, manusia diklasifikasikan
sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti “manusia
yang tahu”), sebuah spesies primata dari
golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang
bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan
kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga
seringkali dibandingkan dengan ras lain.
Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan
penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam
masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama
berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk
dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan
manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara
alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan.
Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa
sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan
perempuan dewasa sebagai wanita.Penggolongan yang lainnya adalah seperti
berdasarkan usia,bayi,balita,anak-anak,remaja,dewasa,dan orang tua
Manusia adalah mahluk yang luar biasa
karena diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang sempurna. Kita
merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia
tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan
dirinya.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi manusia menurut beberapa
ahli-ahli seperti:
ABINENO J. I
Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”
Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”
I WAYAN WATRA
Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa
Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa
OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY AL-SYAIBANY
Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan
Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan
ERBE SENTANU
Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain
Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain
PAULA J. C & JANET W. K
manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan
manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan
Sumber : http://hanggaaksara.blogspot.co.id/2015/03/pengertian-manusia.html
Pengertian kebudayaan Menurut para
ahli :
Kebudayaan menurut Croydon (1973: 4)
Budaya (Culture) adalah suatu sistem
pola terpadu (system of integrated pattern) , yang sebagian besar berada di
bawah ambang batas kesadaran (most of which are below the threshold of
consciousness) , namun semua yang mengatur perilaku manusia sepasti senar
dimanipulasi dari kontrol boneka gerakannya ( but all of which regulate
human behavior as surely string puppet manipulated from the control movements).
Kebudayaan menurut Edward Spranger
Kebudayaan sebagai segala bentuk
atau ekspresi dari kehidupan batin (Culture as any form or expression of the
inner life) masyarakat. Sedangkan peradaban ialah perwujudan kemajuan teknologi
(While civilization is the embodiment of technological advances) dan pola
material kehidupannya (patterns of material life).
Kebudayaan menurut Prof.Dr.Koentjoroningrat (1985: 180)
Pengertian Kebudayaan adalah
keseluruhan gagasan, sistem, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka
kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia melalui belajar.
Kebudayaan menurut Djojodigono (1958)
Pengertian kebudayaan adalah daya
dari budi, yang berupa cipta, karsa dan rasa
Langganan:
Komentar (Atom)