Rabu, 10 Juli 2019

Nightmare dreams

Hari ke-1,
Tanggal : Unknown/June/2019.

Saya masuk ke pedesaan yang penuh dengan tikus, melewati bukit diwaktu tengah malam naik kendaraan motor trail, tidak ada manusia sama sekali, hanya ada saya dan tikus yang mengejar2 saya hingga saya nyasar memasuki hutan bambu dan saya terpaksa harus melewati hutan bambu tersebut karena saking takutnya dikejar tikus yang sangat banyak.

Dalam proses pelarian diri saya dari tikus2 tersebut, saya harus juga melihat banyak bangkai manusia didalam hutan bambu tersebut, dan lagi... karena saking takutnya saya melihat pemandangan disekitar saya yang penuh dengan bangkai manusia, saya terpaksa tancap gas hingga akhirnya harus tergelincir dan terjatuh dari motor saya, lalu saya melanjutkan perjalanan saya dengan berjalan kaki karena motor yang tadinya saya naiki seketika hancur begitu saja akibat terjatuh, saya berjalan dengan tubuh yang sudah berbau bangkai.

Pada saat saya melanjutkan perjalanan saya melewati hutan bambu tersebut, ternyata saya masih sempat bertemu 2 manusia, dari yang saya lihat sepertinya mereka seperti abang dan adik, dan mereka berlari berlawanan arah dari yang saya tuju dengan wajah seperti telah melihat suatu kejadian tragis, apapun yang mereka lihat dan temukan nantinya saya bodo amat, lalu saya melanjutkan perjalanan saya hingga akhirnya saya tiba ditempat yang nantinya akan sering terulang dimimpi2 berikutnya.

Saya sudah sampai di sebuah pantai, padahal pantai adalah tempat favorit saya untuk bersantai menghabiskan waktu. Yang saya herankan adalah setelah terbangun dari mimpi tersebut, cuaca dipantainya mendung sangat gelap dan kenapa sebelum memasuki pantai tersebut.. masih ada seperti sebuah sungai yang harus saya lalui lagi, dan diseberang sungai tersebut saya melihat ada seperti seseorang yang sudah menunggu saya tapi penampakannya dimimpi saya itu samar2 yang terlihat hanya bentuk dan warnanya saja Bayangan Besar & Hitam, dan dia tersenyum jahat ke saya entah apa maksudnya tersenyum jahat tanpa sebab ke arah saya, dan sayangnya disaat saya sedang terheran2 melihat dia tersenyum saya malah terbangun dan tidak bisa melanjutkan rasa penasaran saya dimimpi saya itu, dan mau ga mau saya ya harus tetap lanjut menghadapi reality dikehidupan nyata saya yang jauh lebih penting ketimbang rasa penasaran saya yang terjadi dialam bawah sadar saya.